Kali ini mau kupas sedikit tentang sate maranggi. Sate maranggi ini khas Purwakarta dan Cianjur, Jawa Barat. Kalau jalan-jalan di daerah tersebut pasti bisa ditemukan tempat jualan sate maranggi. Mulai dari pinggiran jalan sampai restoran. Tidak hanya di Purwakarta dan Cianjur, kini banyak ditemukan di Bandung, Tasikmalaya, dan daerah lainnya.

Apa sih beda sate maranggi dengan sate lainnya? Tentu sate berbahan daging sapi maupun kambing. Bedanya dari bumbu. Daging untuk sate maranggi direndam dalam bumbu sekira dua hari, bahkan ada yang seharian.

Fungsinya agar bumbu meresap dalam daging sehingga saat dibakar cepat matang dan terasa enak kala dikunyah. Bumbu rendamnya meliputi kecap manis, gula merah, jahe, ketumbar, lengkuas, kunyit, dan sedikit cuka untuk memberikan rasa masam.

Setelah direndam maka ditiriskan dan ditusuk menggunakan bambu. Kemudian dibakar dengan arang sampai matang.

Selanjutnya sate maranggi disajikan dengan sambal dadak berisi irisan tomat, cabai yang masih mentah, bawang merah, dan sedikit garam. Sate maranggi dicocolkan pada sambal dadak tersebut kemudian disantap. Dijamin terasa segar dan enak dimulut. Tidak lupa nasinya pakai yang masih panas. Diiringi seruput air teh panas. Dijamin ingin tambah lagi.

Kalau ada yang mau coba Sate Maranggi yang paling enak, saya rekomendasi sate maranggi khas Haji Darmo. Harganya pun murah 35 ribu rupiah khusus cabang Tasikmalaya berlokasi di Mall Plaza Asia (lantai 2) Jalan KHZ. Mustofa no.326, Tugujaya, Kecamatan Cihideung dan khusus cabang Karapitan, Jalan Karapitan 139 (sebrang Kampus UNLA) Cikawao Kota Bandung.

Mumpung masih momentum Ramadhan, yuk ajak keluarga menikmati sajian lokal sate maranggi khas Haji Darmo. Tentu buka bersama akan makin terasa afdol kalau menunya sate maranggi khas Haji Darmo. Ada yang mau traktir saya gak? *** (ahmad sahidin)

Kontak WA 0813 1250 8938

Info Fanpage Haji Darmo

7 Views